Jumat, 07 Februari 2014

SMK3

:. hse-info.com. Baru-baru ini terjadi perdebatan karena pihak ESDM mengeluarkan pernyataan bahwa “industri Migas dan Tambang tidak wajib menerapkan SMK3″. Memang dalam dunia industri Migas dan Tambang tentunya sistim manajemen mutu seperti ISO 9001, OHSAS dan ISO 14001 lebih populer dari pada produk SMK3. Namun dengan dikeluarkannya PP No.50/2012 ini tentunya semua industri yang memperkerjakan pegawai 100 orang atau lebih dan industri dengan resiko tinggi wajib menerapkan SMK3 seperti tercantum dalam pasal 5 ayat 1 dan 2. Lalu bagi industri besar seperti industri Migas dan Tambang timbul pertanyaan mengapa harus mengaplikasikan SMK3 jika mereka sudah mengaplikasikan OHSAS 18001:2007?? jawabannya mudah, bagi mereka yang ingin mengaplikasikan ISO 9001 ataupun OHSAS 18001:2007 ada persyaratan bahwa perusahaan harus mentaati peraturan lokal dan regional yang berlaku di tempat perusahaan itu melaksanakan usahanya, dalam hal ini maka SMK3 menjadi persyaratan mutlak yang harus diterapkan oleh perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001 ataupun OHSAS.Hal ini dapat dicermati dalam kalimat panduan ISO 9001 yang mengharuskan perusahaan memenuhi kepuasan pelanggan, regulasi dan peraturan perundangan yang berlaku.
Begitulah penerapan ISO 9001 dan OHSAS sudah memperhitungkan dan menghormati peraturan lokal yang berlaku sementara pelaku dunia usaha kurang mencermati tujuan dan hakikat dari penerapan sistem manajemen, termasuk sistem manajemen K3. Untuk itu bersama ini kami sertakan unduhan PP 50/2012 dan pedoman ISO 9001:2008 sebagai bahan bacaan.

PP No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3
SNI ISO 9001_2008_(dua bahasa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar