Jumat, 07 Februari 2014

Kecelakaan Kerja

:. hse-info.com. Kecelakaan adalah suatu kejadian yang tidak direncanakan dan tidak terkendali yang disebabkan oleh faktor manusia, situasi, dan lingkungan atau gabungan dari ketiganya, yang mengganggu proses kerja, yang dapat atau tidak dapat menimbulkan cedera, kesakitan, kematian, kerusakan properti, kerusakan lingkungan, atau kejadian lain yang tidak diinginkan, tetapi berpotensi untuk terjadi kecelakaan. Sementara itu menurut Heinrich (1980), kecelakaan adalah suatu kejadian yang tidak direncanakan dan tidak terkendali akibat aksi atau reaksi dari sebuah benda, substansi, manusia, atau radiasi yang menimbulkan cedera atau berpotensi demikian.
Kecelakaan dapat disebabkan oleh adanya dua hal yaitu bahaya mekanis atau sumber energi yang tidak terkendali dan yang kedua adalah tindakan yang tidak aman. Dari kedua hal ini, semuanya terjadi karena kesalahan dari faktor manusia itu sendiri. Kesalahan ini menurut Heinrich disebabkan oleh faktor lingkungan atau keturunan. Karena itu, dalam menganalisis suatu kecelakaan akan terlihat keadaan sebagai berikut:

Keterangan dari teori Domino Heinrich diatas, dimulai dari terjadinya cidera. Cidera disebabkan oleh kecelakaan. Kecelakaan ini disebabkan oleh bahaya mekanis atau sumber energi yang tidak terkendali dan tindakan tidak aman. Kedua hal ini merupakan penyebab langsung. Hal ini terjadi karena kesalahan manusia dan kesalahan manusia ini disebabkan oleh faktor lingkungan dan keturunan sebagai penyebab dasar.


Pekerja tidak akan celaka dengan sendirinya melainkan adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya, seperti: kondisi kerja yang tidak aman, bekerja pada lingkungan kerja yang tidak nyaman, panas, bekerja tanpa petunjuk kerja atau Standar Operasional Prosedur (SOP), bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD), dan sebagainya. Setidaknya kecelakaan kerja itu dapat terjadi akibat adanya kelemahan dari 3 faktor utama, yaitu peralatan teknis, lingkungan pekerjaan, dan pekerjaan yang bersangkutan.
Tipe-Tipe Kecelakaan Kerja dan Lingkungan menurut Undang-Undang Keselamatan Kerja No. 1 Tahun 1970 adalah:
  1. Terbentur (yang mengakibatkan tergores, terpotong, tertusuk, dan lain-lain)
  2. Terpukul (yang disebabkan karena jatuh, meluncur, melayang, bergerak, dan lain-lain)
  3. Tertangkap pada, dalam, dan diantara benda (terjepit, tergigit, tertimbun, tenggelam, dan lain-lain)
  4. Jatuh dari ketinggian yang sama
  5. Jatuh dari ketinggian yang berbeda
  6. Tergelincir
  7. Terpapar (berhubungan dengan temperatur, tekanan udara, getaran, radiasi, suara, cahaya, dan lain-lain)
  8. Penghisapan, penyerapan (terhirup bahan kimia dalam jumlah berlebih, atau bahan beracun dan berbahaya yang mengakibatkan sesak nafas, keracunan, mati lemas)
  9. Tersentuh aliran listrik
  10. Kebakaran
  11. Peledakan
  12. Pencemaran akibat pembuangan limbah

Referensi:
Heinrich, H.W. (1980). Industrial Accident Prevention: A Asfety Management Approach. New York: McGraw-Hill Inc.
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar